TUGAS MAKALAH
SHOLAT
Di Susun Untuk Memenuhi Tugas Matakuliah Fiqih
Dosen Pembimbing:
Dr.H.Ahmad Muhtadi Anshor,M.Ag
Di Susun oleh:
1.Muhammad Ihksani 2812133037
2.Muhammad Sirajudin 2812133038
3.M.Tajudin Fadhil 2812133039
4.M.Ali Fatih Sirojudin 2812133040
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
(IAIN)
TULUNGAGAUNG
TAHUN AKADEMIK 2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur
atas kehadirat ALLAH SWT atas taufik serta izinnya berkenaan dengan
terselesaikannya makalah tugas FIQH yang berkaitan dengan tema “SHOLAT”. Sehingga
makalah ini bisa terselesaikan tepat pada waktunya. Kesejahteraan serta
keselamatan semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi besar Muhamad SAW.yang
telah membawa ummat dari zaman kegelapan ke zaman yang terang dengan cahaya
islam.
Selanjutnya
makalah yang disusun ini berisikan berbagai pembahasan mengenai permasalahan
yang berkaitan dengan hal-hal sholat
sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman didalam menjalankan kewajiban sholat
yang mana sholat tersebut merupakan salah satu rukun islam dari beberapa rukun
islsm yang lima tersebut.Semoga makalah ini bisa menjadi referensi kita semua
dalam proses pelaksanaan sholat lima waktu.
Kami menyadarimakalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu,
kami mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca demi kesempurnaan makalah
ini kedepannya.
Akhir kata, kami berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi
pembaca dan menjadikan amal saleh bagi kita semua. Amin.
Tulungagung,
11 Maret 2014
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL...........................................................................................
KATA
PENGANTAR.........................................................................................
DAFTAR
ISI........................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Maslah..........................................................................
B.
Rumusan
Masalah.................................................................................
C.
Tujuan
Penulisan...................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
A.
Pengertian Sholat………………………………………………........
B.
Selayang Pandang Tentang Hakikat Sholat………...........................
C.
Manfaat Menagrjakan Sholat………………………………………..
D.
Macam-macam bentuk sholat ditinjau dari segi hukum…………….
E.
Syarat –syarat wajib sholat………………………………………….
F.
Syarat-syarat syahnya sholat…………………………………………
G.
Rukun-rukun sholat………………………………………………….
H.
Hal-hal yang membatalkan sholat……………………………………
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan…………………………………………………………..
B.
Saran…………………………………………………………………
DAFTAR
PUSTAKA………………………………………………………….
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang Masalah
Sholat merupakan salah satu tiang bangunan
islam. Begitu pentingnya arti sebuah tiang dalam suatu bangunan yang bernama
islam, sehingga takkan mungkin untuk ditinggalkan.
Makna bathin juga dapat ditemukan dalam sholat yaitu: kehadiran
hati, tafahhum (Kefahaman terhadap ma’na pembicaraan), ta’dzim
(Rasa hormat), mahabbah, raja’ (harap) dan haya (rasa malu), yang
keseluruhannya itu ditujukan kepada Allah sebagai Ilaah.
Sesungguhnya shalat merupakan sistem hidup, manhaj tarbiyah dan
ta’lim yang sempurna, yang meliputi (kebutuhan) fisik, akal dan hati. Tubuh
menjadi bersih dan bersemangat, akal bisa terarah untuk mencerna ilmu, dan hati
menjadi bersih dan suci. Shalat merupakan tathbiq ‘amali (aspek aplikatif) dari
prinsip-prinsip Islam baik dalam aspek politik maupun sosial kemasyarakatan
yang ideal yang membuka atap masjid menjadi terus terbuka sehingga nilai
persaudaraan, persamaan dan kebebasan itu terwujud nyata. Terlihat pula dalam
shalat makna keprajuritan orang-orang yang beriman, ketaatan yang paripurna dan
keteraturan yang indah.
Sholat sebagai salah satu
penjagaan bagi orang-orang yang beriman yang benar-benar melaksanakannya.
B.Rumusan Masalah.
Ø Pengertian Sholat?
Ø Selayang pandangan tentang hakikat sholat.
Ø Apakah manfaat dari mengerjakan sholat?
Ø Beberapa macam bentuk sholat ditinjau dari
segi hukum
Ø Syarat –syarat wajib sholat
Ø Syarat-syarat syahnya sholat
Ø Rukun-rukun sholat.
Ø Hal-hal yang membatalkan sholat.
C
Tujuan penulisan.
·
Mengetahui definisi dan arti sebenarnya tentang sholat
·
Mengetahui seberapa besar dari manfaat dari sholat.
·
Mengetahui berbagai macam bentuk sholat.
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
A.Pengertia Sholat.
Sholat menurut istilah kebahasaan
adalah berdoa.Sedangkan menurut syariat,sholat adalah ucapan-ucapan dan
perbuatan-perbuatan yang dimulai dengan takbirothul ikhram dan diakhiri dengan
salam disertai pula dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang telah
ada.
B.Selayang Pandangan Tentang Hakikat Sholat.
a.Sesungguhnya sholat
merupakan poros inti hubungan antar manusia dan tuhannya,disamping itu juga
merupakan poros inti untuk menghidupkan sebuah arti tentang keimanan didalam
qolbu seorang hamba.
Misal didalam sholat,manusia akan selalu ingat kepada allah
swt,dari permlaan sholat hingga selesai.Bahkan didalam sholat manusia bisa
ingat akan hari akhir dikala melafaldzkan sebuah ayat al-quran yang artinya Yang
menguasai hari pembalasan.(Al-fatihah;4).Oleh karena itu sholat merupakan
gambaran konkret dan nyata keimanan seseorang akan hal yang ghoib.
b.Kelurusan jalan
seseorang adalah sesusai dengan kadar akidah dan keimanan dihatinya.Sholat
merupakan amalan yang dapat menumbuhkan keimanan,hal ini merupakan faktor utama
yang bisa mendorong manusia untuk selalu berperilaku lurus.
c.Sholat merupakan
sebuah simbol untuk membangkitkan keimanan seseorang.Namun hal itu tidak mudah
kecuali orang yang benar-benar mempunyai rasa keimanan kepada allah.
C.Manfaat didalam mengerjakan sholat.
o
Sholat merupakan rukun islam,dengan mengerjakannya berarti telah
mendirikan agama.
Seperti disebutkan dalam hadist.Rosul
bersabda;Sholat merupakan tiang agama,barang siapa mengerjakan sholat berarti
iatelah mendirikan tiang agama,dan barang siapa meninggalkannya,berarti iatelah
merobohkan tiang agama…………
o
Sholat dapat menghapus dosa seorang hamba.
o
Dengan bersholat,dapat menyehatkan bagi pelakunya baik sehat jasmani
atau pun sehat ronai.
D.Beberapa Macam bentuk Sholat ditinjau dari segi hukum.
Didalam menjalankan
sholat,ada 2 macam bentuk sholat yang dapat ditijau dari segi hukumnya,ada
kalanya:
ü Sholat-sholat wajib(fardhu),
ü .Sholat-sholat sunnah.
a.
Sholat-sholat wajib(Fardhu).
Adapun sholat fardhu dalam sebagian redaksi,sholat yang dimaksudkan adalah itu
ada lima.Lima tersebut adalah Dhuhur,Ashar,Maghrib,Isya dan Subuh.Dan hal itu
semua wajib dilakukan diawal waktu secara leluasa,sampai waktu tersebut habis.
Misalnya Sholat Dzuhur;Menurut Imam Nawawi,didalam
kitab Fatkhul Qorib sholat ini dinamakan dzuhur karena tampak jelas sholat
tersebut di lakukan ditengah siang
hari.Adapun permulaan waktunya,mulai dari condongnya matahari di tengah langit
.Condongnya tersebut dapat diketahui dengan berpindahnya bayangan ke arah
timur.
b.
Sholat-sholat Sunnat.
Ada beberapa sholat di hukumi sunnat melakukannya,diantaranya:
ü Sholat hari raya idhul fitri
ü Sholat hari raya qurban
ü Sholat gerhana matahari
ü Sholat gerhana bulan
ü Sholat istisqo
ü Sholat-sholat sunnat yang mengikuti sholat
fardhu dengan istilah SUNAH ROTIBAH.
ü Dan masih banyak lagi sholat-sholat sunnah
yang lainnya…..
Dari berbagai macam sholat sunnah yang ada
tersebut,ada kalanya yang dianjurkan untuk di lakasanakan secara berjamaah itu
lebih afdhol,dan ada kalanya dilakaukan munfaridan(sendiri) itu pun dilebih
baik karena dapat melatih diri untuk selalu melasanakan perbuatan-perbuatan
yang mempunyai hukum sunnah .Serta ada kalanya sholat sunnah tersebut yang
bersifat Muakkadah dan ghoiru muakkadah..
E.Syarat-syarat wajib Sholat.
Ada tiga syarat wajib sholat;
v Islam;Orang kafir asli tidak wajib sholat
v Baligh;
v Berakal
F.Syarat-syarat syahnya.
Syarat-syarat sholat sebelu masuknya waktu
sholat ada lima perkara.Lafadz Syarat m enurut arti bahasa
adalah;alamat,sedangkan syara adalah;sesuatau yang menjadi penyebab sahnya
sholat,akan tetapi bukan merupakan juznya sholat.
§ Suci anggota badan dari hadas besar dan
hadas kecil,
§ Menutup auaratnya,meskipun dalam keadaan
sendiri.
§ Berdiri pada tempat yang suci.
§ Mengetahui masuknya waktu sholat.
§ Menghadap kiblat.
G.Rukun-rukun Sholat.
Didalam melaksanakan
sholat terdapat rukun-rukun yang harus dilakukan,dan rukun tersebut merupakan
tolak ukur kesempurnaan didalam melakukannya..
Adapun rukun-rukun sholat berjumlah 18;
H.Hal yang membatalkan sholat.
Didalam melakukan
sholat,setiap seseorang harus memperhatikan beberapa hal yang harus
ditinggalkan yang mana hal itu dapat membatalkan sholat.
Ada beberapa hal dapat membatalkan sholat,yaitu:
Ø Pembicaraan yang disengaja.
Ø Melakaukan perbuatan yang banyak yang
berturut-turut.
Ø Hadast besar ataupun kecil.
Ø Timbulnya najis yang tidak dima`fu.
Ø Terbukanya aurat dengan sengaja.
Ø Berubahnya niat,seperti niat keluar.
Ø Membelakangi qiblat.
Ø Makan dan minum,kecuali orang tersebut
tidak tahu haramnya makan dan minum.
Ø Tertawa(tertawa biasa).
Ø Riddah(memutuskan islam dengan perkara atau perbuatan).
BAB III
PENUTUP
A.Kesimpulan.
Secara lahiriah shalat berarti beberapa ucapan dan perbuatan yang
dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam, yang dengannya kita beribadah
kepada Allah menurut syarat – syarat yang telah ditentukan. Sedangkan secara
hakikinya ialah berhadapan hati (jiwa) kepada Allah, secara yang mendatangkan
takut kepada-Nya serta menumbuhkan di dalam jiwa rasa kebesarannya dan
kesempurnaan kekuasaan-Nya atau melahirkan hajat dan keperluan kita kepada
Allah yang kita sembah dengan perkataan dan pekerjaan atau dengan kedua –
duanya. Orang beriman melaksanakan shalat sesuai dengan apa yang telah
diperintahkan oleh Allah SWT, serta sesuai dengan yang dicontohkan oleh
Rasulullah Saw. Selain itu sholat juga mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan
manusia, untuk kesehatan manusia itu sendiri, ketenangan hati dan pikiran, dan
keselamatan di akhirat karena amal yang pertama dihisab adalah sholat.
Sholat merupakan sebuah kewajiban setiap orang islam,baik laki-laki
atau permpuan yang telah mempunyai ketetapan waktu.Selain itu pula,didalam
melaksanakan sholat haruslah mengikuti ketentuan-ketentuan mulai dari syarat
wajib sholat,syarat syahnya sholat,dan rukun-rukunnya begitu pula harus
mengetahui berbagai hal yang dapat membatalkannya.
B.Saran.
Sholat sebagai suatu tarbiyyah yang begitu luar biasa yang
mengajarkan kebaikan dalam segala aspek kehidupan, sebagai pencegah kemungkaran
dan kemaksiatan, sebagai pembeda antara orang yang beriman dan orang yang
kafir, sholat sebagai syariat dari Allah dalam kehidupan, semoga dapat
difahami, diamalkan dan diaplikasikan dengan benar dalam kehidupan kita.
Kebenaran datang dari Allah semata dan kesalahan-kesalahan takkan lepas dari
kami sebagai manusia yang memiliki banyak kekurangan. Maka teruslah berusaha untuk
menjauhi segala yang menjadi larangannya dan melaksanakan segala perintahnya,
meneladani Nabi kita Nabi Muhammad SAW.
DAFTAR PUSTAKA
SAID HAWA;Al-Islam,Jakarta:Gema Insani,2004
A.HUFAF IBRIY,Ust;Studi fiqh islam versi pesantren jilid 1,Surabaya;Tiga dua,1993
M.NAWAWI IBNU UMAR,Al-Jaawi I;Tausyih ala fatkhul qorib li abi
abdillah ibni qosim Asy-syafii sarah ghoyatu at-taqrib li abi suja`ahmad ibnu
khusaini ibnu ahmad al-asyfihaani;
Tidak ada komentar:
Posting Komentar